DONATE

Ranting NU Tembokrejo I, Representasi Gerakan Kaleng Infaq NU Kota Pasuruan


Lazisnu Kota Pasuruan-Dalam rangka mewujudkan kemandirian NU, sejalan dengan maksud dan tujuan gerakan infaq NU yang diluncurkan PCNU Kota Pasuruan pada *22 Februari 2017 dibawah kendali Ustad Munir, Ranting NU Tembokrejo I berhasil menangkap visi misi gerakan infaq dan mengaplikasikannya di lingkungan Tembokrejo.
Penilaian tersebut didasarkan atas capaian yang telah diraih Ranting Tembokrejo I dalam setahun terakhir. Berikut capaian dimaksud beserta liputan diskusi dengan ustad Munir:

*1. Peningkatan hasil kaleng*
Saat ini, hasil pengumpulan kaleng infaq di lingkungan Ranting Tembokrejo I baru terkumpul sejumlah 3,5 juta tiap bulan dari 110 kaleng.
_"Bukan besaran nominal target bulanan yang ingin kita peroleh, tetapi eksistensi gerakan sejatinya yang ingin kita penuhi."_

*2. Kegiatan murni hasil kaleng NU*
Laporan masuk kegiatan Ranting NU Tembokrejo I; tahun 2018 Ramadhan Charity (santunan 40 janda dan 25 anak yatim) sumber pendanaan Lazisnu Rp. 2.750.000 dan Ranting Rp. 6.500.000 total Rp. 9.250.000
Dilanjut Gebyar Muharram 2018 dengan 40 anak yatim; Lazisnu Rp. 1.200.000 Ranting Rp. 4.000.000 warga Rp. 2.000.000 total dana Rp. 9.200.000.
Ramadhan Berbagi tahun 2019 160 paket santunan (130 janda 30 anak yatim) Lazisnu Rp. 6.400.000 Ranting Rp. 16.000.000
Total biaya belum termasuk konsumsi.
_"Dari hasil kaleng NU, beberapa kegiatan sosial sudah berhasil kita gelar dengan murni hasil pengumpulan dana kaleng infaq NU."_

*2. Mekanisme pengumpulan*
Gerakan kaleng di Ranting Tembokrejo I dilaksanakan dengan mengedarkan kaleng pada tiap-tiap kepala keluarga pada masing-masing RW di lingkungan Ranting Tembokrejo I dengan koordinator pengurus ranting pada masing-masing RW.
_"Alhamdulillah sudah tersebar sebanyak 110 kaleng, mudah-mudahan kedepan akan semakin meningkat."_

*3. Pencatatan dan Pelaporan*
Pencatatan hasil pengumpulan, daftar pemegang kaleng infaq NU dibukukan dengan tertib.
_"Sesuai arahan Lazisnu, pemegang kaleng, perolehan masing-masing kaleng dan penggunaan dana ZIS kita catat dan kita laporkan kepada warga dilingkungan masing2 dan Lazisnu Kota Pasuruan."_

*4. Prosentase dan penyetoran*
Untuk mendukung kegiatan lazisnu tingkat kota, sebagaimana yang telah ditetapkan yakni 30% hasil pengumpulan dana di tingkat ranting disetorkan kepada lazisnu kota Pasuruan.
_"Selama setahun terakhir kita rutin menyetorkan 30% pengumpulan dana kita kepada Lazisnu Kota Pasuruan, tetapi dana itupun kembali lagi kepada kita ketika Ranting NU Tembokrejo mengadakan kegiatan sosial."_

*4. Arah kebijakan*
Penetapan dan arah kebijakan sebagaimana yang tertuang pada pedoman dan tata kelola Lazisnu.
_"Kita tidak sertamerta menentukan sendiri kebijakan program dan pengelolaan dana ZIS, komunikasi dan koordinasi dengan Pimpinan Cabang Lazisnu maupun PCNU senantiasa tetap kita lakukan, lha wong Ranting hanyalah bagian kecil keluarga besar Nahdlatul Ulama lho..."_

*5. Program kegiatan*
Lazisnu adalah lembaga pengelola ZIS, target kegiatannya adalah terfokus pada program sosial meski tidak menutup kemungkinan pendanaan lain yang bermanfaat bagi ummat.
_"Sementara ini kita terus berupaya menarik simpati masyarakat dengan menggelar kegiatan sosial yang dikemas semarak, santunan yatim dan dhuafa, termasuk juga program santunan duka bagi warga Tembokrejo yang meninggal kita berikan dan sdh 4 kali mmbantu orang meninggal dunia senilai 300 rb (10 dos air minum kemasan dan uang 100 ribu rupiah)._

*_"Beberapa waktu lalu pada halal bihalal Banser, kita juga turut memberikan sumbangan senilai 600 ribu rupiah, saat ini juga mnyisihkan 200 ribu setiap bulan untuk membantu pengadaan seragam banser."_*

*_"Gerakan kita adalah gerakan sosial. Pengelolaan dana ZIS kita maksimalkan untuk kebutuhan sosial. Apa yang kita terima akan sepenuhnya kita kembalikan kepada warga. Sebagaimana jargon Lazisnu Kota Pasuruan; Dari warga untuk Warga, dari NU Untuk Kemanfaatan Ummat._
*
_*Adapun pengelolaan dan pengembangan ekonomi keummatan hanya sebatas memberikan bantuan bagi penambahan modal, tidak akan kita gunakan untuk pengembangan dan pemberdayaan ekonomi, jelas melenceng dari visi misi lazisnu. hehe..."*_

*"Semoga langkah kecil kita ini memenuhi harapan besar NU Kota Pasuruan akan gerakan infaq dan kemandirian organisasi di lingkungan Nahdlatul Ulama Kota Pasuruan."*

Terima kasih atas apresiasi Lazisnu Kota Pasuruan yang menyatakan bahwa saat ini Ranting NU Tembokrejo I merupakan Ranting NU satu-satunya yang menjadi prototipe gerakan infaq kaleng NU yang layak dan patut diteladani.

Post a Comment

0 Comments